Di Boku no Hero Academia chapter yang lalu menceritakan Hawks yang berusaha bertahan melawan Dabi. Dia sangat terpojok karena sayapnya hampir habis terbakar. Disaat bersamaan Twice berusaha keras agar dapat kabur dari Hawks dan menolong teman – temannya. Akhirnya Twice harus mati ditangan Hawks walau begitu salah satu clonenya berhasil menyampaikan pesan perpisahan kepada teman – temannya.

Kemarahan Dabi

Cerita pada Chapter 267 ini dibuka dengan flashback saat Takoyami masih magang ditempat Hawks. Dia bertanya apa kelemahan dari si pahlawan nomor 2 itu. Hawks menjawab kalau ada mungkin itu api dan satu – satunya cara Hawks dapat mengatakan itu adalah dengan mengalahkan musuh lebih cepat sebelum mereka dapat menggunakan api.

Kelemahan Hawks

Kembali ke masa kini, terlihat Fatgum yang membawa para siswa kelas A di perutnya untuk dibawa keluar area pertempuran karena dirasa kekuatan mereka sudah cukup untuk dipinjam. Diperjalanan mereka tiba – tiba terdengar suara ledakan dan api yang menyembur. Terlihat Hawks terpental dan sudah tidak bisa bergerak. Dabi yang marah berdiri dan menginjak injak tubuhnya. Dia memojokan Hawks dengan ekspresi wajah mengerikan. Dia sangat marah karena Twice sudah terbunuh karena Hawks.

Dabi sangat marah
Pahlawan Tidak Pernah Menyerah!!!

Setelah melakukan penyelidikan mendalam kepada semua anggota aliansi penjahat, hanya Shigaraki dan Dabi yang tidak diketahui datanya. Nama asli Hawks sudah disamarkan sejak dulu dia masih kecil dan akan mengikuti pelatihan khusus menjadi pahlawan, tapi Dabi dapat mengetahuinya. Ini membuat Hawks penasaran siapa sebenarnya sosok Dabi.

Artikel terkait lainnya  Review Onepiece Chapter 974 - Si Pengkhianat Terungkap!!!
Hawks bertanya tentang sosok Dabi

Dabi mengatakan seharusnya mereka tidak fokus pada Shigaraki ataupun Aliansi Penjahat. Cukup satu orang dengan satu prinsip yang bisa mengguncang dunia. Dabi adalah perwujudan nyata dari keinginan Stain. WOWW ekspresi mengerikan dan pernyataannya membuat mimin merinding. Dabi ternyata masih memegang teguh Ideologi Stain sejak awal dia bergabung dengan liga penjahat sampai sekarang. Disisi lain Miruko masih mati – matian melawan para Nomu. Dia sudah terluka parah dan masih mencoba untuk menyerang Dokter Shiga. Di satu kesempatan dia berhasil berlari ingin mengejar Dokter Shiga saat ingin menyerang seluruh tubuhnya dihentikan oleh seorang Nomu. Miruko tetap menolak untuk menyerah disaat – saat terakhir Endeavor menghajar Nomu penghalang Miruko dan sedikit lagi dia dapat melancarkan serangan pamungkas. Diluar gedung Takoyami berhasil memukul mundur Dabi dan menyelamatkan Hawks. Semua pahlawan menolak untuk menyerah pada kejahatan

Miruko menolak untuk menyerah

Yoshh itulah akhir pembahasan chapter ini, Mimin semakin penasaran siapakah sebenarnya sosok Dabi ini karena walau dia bukan pemimpin Aliansi penjahat dia seolah mastermind yang selalu tenang dan menyembunyikan sesuatu bahkan didalam aliansi penjahat sendiri. Yang lebih mengejutkan dia bahkan mengetahui informasi yang sangat dalam tentang Hawks, apakah dia juga memiliki mata – mata dari kubu pahlawan? Ya kita semua belum bisa menjawabnya.

Jadi bagaimana menurut kalian kelanjutannya, apakah serangan Miruko akan efektif? Apakah Hawks bisa selamat? Kita nantikan saja di chapter berikutnya

Artikel terkait lainnya  Review Boku no Hero Academia Chapter 266 - Akhir Twice?

 

Nantikan review selanjutnya Silahkan tulis pendapat dan komentar kalian tentang chapter ini di kolom komentar. Jika kalian suka sama review mimin kasih bintang 5 ke review ini yaa.

Silahkan Berkomentar :