Yoshhh minna-san, pie kabare? Semoga baik dan sehat selalu. Minggu ini manga Nanatsu no Taizai sedang libur, dan kali ini mimin mau membahas, sekaligus kilas balik tentang apa saja yang sudah terjadi dalam manga Nanatsu no Taizai. Nanatsu no Taizai, sebagai manga yang ber-genre Fiksi petualangan dan Fantasi menyediakan beragam aksi yang mengesankan, lelucon yang menghibur, tidak lupa juga dibalut oleh kisah-kisah romantis, yang kesemua itu dikemas dengan epic. Kalau membahas cinta yang berhasil sepertinya sudah agak biasa, maka kali ini kuroneko-ku.com membahas tentang Kisah Cinta Sepihak, alias cinta bertepuk sebelah tangan. Yuk mari simak bareng-bareng.

Zaneri dan Meliodas

Zaneri sebagai mantan anggota dari Klan Dewi, yang sekarang menjabat sebagai salah satu tetua kaum Druid, ternyata mempunyai fakta yang menarik. Walaupun dia terkesan acuh terhadap orang asing, tetapi dihadapan Meliodas, tetua satu ini justru memperlihatkan rasa ketertarikannya. Hal tersebut dapat dilihat pada Chapter 129, di mana dengan “senang hatinya” menyambut kedatangan Meliodas dkk, untuk berlatih demi melawan Jikkai. Tetapi karena hubungan Meliodas dan Elizabeth jauh lebih dalam, maka yang bisa dilakukan Zaneri ialah merelakan Meliodas, tetapi di satu sisi, ada kekhawatiran tersendiri, yakni Meliodas akan menderita jikalau kehilangan Elizabeth untuk kesekian kalinya. Zaneri siap merelakan, tapi tak siap jika melihat Meliodas menderita.

Zaneri dengan Meliodas, Chapter 129Zaneri dengan Meliodas, Chapter 129Zaneri dengan Meliodas, Chapter 129

Escanor dan Merlin

Siapa sangka Escanor, The Sin of Pride, yang pada siang hari menjadi sosok yang kuat dan gagah, bahkan bisa menyeimbangi kekuatan Meliodas, selaku mantan pemimpin pasukan Jikkai, ternyata mempunyai sisi yang menarik, yakni, ketertarikannya terhadap Merlin. Hal tersebut bermula kala Merlin tidak takut terhadap kekuatan yang dimiliki Escanor dan itu membuat Escanor sangat bersyukur, sebagai orang pertama yang tidak takut. Dan itu yang membuat Merlin di mata Escanor sebagai matahari yang akan menerangi siapa pun, kala seorang itu tenggelam dalam kegelapan. Tetapi di chapter terbaru-baru ini, Merlin memperlihatkan kepeduliannya yang lebih terhadap Arthur, yang membuat Escanor menjadi galau. Sehingga mungkin saja, cinta Escanor hanyalah sebatas pengagum rahasia, tidak lebih.

Baca Juga :   Jurus Menghentikan Waktu Merlin - Review Nanatsu No Taizai Chapter 296

Escanor dan Merlin, Chapter 169 Escanor dan Merlin, Chapter 169

Escanor dan Merlin, Chapter 169

Jericho dan Ban

Ksatria perempuan bernama Jericho, ini bertemu dengan Ban, tatkala Ban masih dipenjara. Namun berkat kedatangan dan bantuan Meliodas, Ban akhirnya lolos dan berhasil mengalahkan beberapa ksatria, termasuk Jericho. Pasca itu Jericho terus berusaha mengalahkan Ban dan melampuinya tetapi selalu kalah. Namun karena keobsesian inilah, yang perlahan-lahan membuat Jericho, menjadi tertarik dengan Ban. Istilahnya kayak “benci jadi cinta.” Tapi dengan bangkitnya Elaine, berkat kekuatan salah satu Jikkai, Jericho justru memantapkan dirinya dan menyatakan kalau dia juga menyukai Ban. Tetapi Ban tidak bisa melepaskan Elaine begitu saja. Di tengah serangan Jikkai, akhirnya Jericho memutuskan menolong mereka berdua.

Jericho, Elaine, dan Ban, Chapter 143 dan 147 Jericho, Elaine, dan Ban, Chapter 143 dan 147

Jericho, Elaine, dan Ban, Chapter 143 dan 147

Mael dan Elizabeth

Mael, salah satu Empat Malaikat Tinggi, ternyata memendam rasa terhadap Elizabeth. Semua itu bermula ketika masa kecil, dia dianggap tidak mumpuni sebagai orang yang tidak berani melukai serangga sekalipun. Di kala inilah Elizabeth, datang menghiburnya dan menjadi tempat bersandarnya si malaikat kecil ini. Tetapi perasaan Elizabeth ternyata jauh lebih besar kepada Meliodas yang kala itu masih menjadi pemimpin Jikkai, yang membuat Mael cemburu besar terhadapnya, bahkan berhasrat untuk memiliki Elizabeth seutuhnya dalam wujud Estarosa.

Estarosa/Mael, Chapter 273 dan 274 Estarosa/Mael, Chapter 273 dan 274

Estarosa/Mael, Chapter 273 dan 274

Diane dan Meliodas

Diane, raksasa kuat dengan pesonanya yang khas. Membuat siapa pun pasti jatuh hati jika tubuhnya tidak raksasa contohnya King. Akan tetapi perasaan Diane di awal-awal cerita jauh lebih besar kepada Meliodas ketimbang siapa pun. Namun semenjak kehadiran Elizabeth, Diane menjadi cemburu dan itu sesuai dengan gelar yang ia pegang, Sin of Envy. Akan tetapi, melihat tiadanya peluang untuk menjadi yang “spesial” bagi Meliodas, akhirnya Diane menyerah dan menemukan “seseorang yang sesungguhnya” benar-benar peduli terhadapnya, yakni King.

Baca Juga :   Kemunculan Raja Iblis yang Baru - Review Nanatsu No Taizai Chapter 299

Diane, Chapter 8 dan 110 Diane, Chapter 8 dan 110

Diane, Chapter 8 dan 110

Nah kira-kira di antara lima kisah ini, yang menggambarkan kalian banget, itu yang mana? Kasih tanggapannya di bawah ini. Mari bertukar pikir dengan lepas.

5 Kisah Cinta Sepihak dalam Nanatsu no Taizai
Berikan Rating Berita/Review Kami

Silahkan Berkomentar :