Hallo apa kabar minna-san. Balik lagi bareng mimin ini. Cerita Nanatsu No Taizai semakin seru. Bahkan kemungkinan mendekati akhir cerita(?). Di chapter sebelumnya, roh-roh kelompok Nanatsu No Taizai (selanjutnya NNT) plus Elizabeth hadir di dalam dunia yang di mana Meliodas dan Ayahnya sedang bertarung. Uniknya dengan kehadiran mereka mampu membuat Meliodas bisa mengimbangi kekuatan Ayahnya itu. Hingga pada tingkatan di mana Raja Iblis berusaha melenyapkan tubuh asli kelompok NNT yang menjadi sumber kekuatan Meliodas. Dengan ini sudah jelas, membuat perlawanan Raja Iblis semakin kuat. Namun di tengah kegentingan yang terjadi di sisi Ban, kita dikejutkan oleh kenyataan lain, yakni pengkhianatan Zeldris. Lalu bagaimana kelanjutannya? Mari kita simak bareng-bareng. Cekidot.

Alasan Zeldris Berkhianat

Di akhir chapter 303 Zeldris berkhianat dengan menyerang senjata berbentuk topeng boneka voodoo, milik Ayahnya. Sontak semuanya kaget, kecuali Raja Iblis. Pasalnya Raja Iblis sudah tahu soal hubungan antara Zeldris dan Gelda. Serta dia juga sudah tahu bahwa Zeldris sedang membuat dunia bawah tanah yang di mana semua makhluk dapat hidup berdampingan. Sederhananya dia dan Meliodas tidak berbeda jauh. Letak perbedannya hanyalah Meliodas berani menjadikan dunia sebagai lawannya demi Elizabeth. Sedangkan Zeldris tetap berusaha setia kepada Klan Iblis sambil tetap mempertahankan perasannya terhadap Gelda dengan cara menyegelnya. Lalu untuk memperparah situasi, alasan mengapa Zeldris diperintahkan membasmi Klan Vampir ialah karena mengetahui hubungan asmara Zeldris dan Gelda. Bagi Raja Iblis, mempunyai perasaan dan sosok yang spesial seperti itu adalah kelemahan. Dan sudah menjadi kewajiban orang tua untuk melenyapkan kelemahan itu sebagai bentuk “kepeduliannya” terhadap Zeldris. Tapi Zeldris menolak “kepeduliaan” itu dan kembali lagi melancarkan serangan. Karena dari pada menyeragkan tahta Raja Iblis kepada Ayahnya, dia lebih suka Meliodas (karena doi kan punya kontrak sama Meliodas. Jadi wajar saja).

Artikel terkait lainnya  Ban dan Meliodas VS Raja Iblis - Review Nanatsu No Taizai Chapter 301

https://mangaku.in/manga/img/2019/03/2b7e3dbe569a05017086c683-03.jpg

Gambar: Percakapan Zeldris dan Ayahnya.

Bola Sage Meliodas

Tadi disinggung kalau Meliodas tambah kuat. Hal itu dapat dilihat dari munculnya bola-bola hitam padat di sekitaran dia (sekilas terlihat seperti bola sanin milik Naruto ya). Dan karena itu Meliodas mampu membuat luka yang parah di tubuh Ayahnya.

Gambar: Kekuatan baru Meliodas

Pertarungan Akhir(?)

Sayang sekali. Dengan muncul kekuatan baru di Meliodas mampu melemahkan Raja Iblis. Namun di sisi lain, Zeldris telah kalah dari Raja Iblis. Wajar saja, Zeldris sudah babak belur sebelumnya. Jika sebelumnya masih prima. Mungkin kita bisa melihat kombinasi epik antar Meliodas dan Zeldris melawan Ayahnya. Sehingga saat ini yang mampu benar-benar melawan Raja Iblis ialah Meliodas.

https://mangaku.in/manga/img/2019/03/65ddadd8dc269dd003719a87-20.jpg

Gambar: Raja Iblis dan Meliodas

Nah bagaimana chapter kali ini minna-san? Jujur saja kalau mimin kasih 8/10. Kalau saja adegan yang di mana kelompok NNT + Elizabeth masing-masing mengutarakan “quote” tidak ada. Mimin berani kasih nilai 9 deh. Menurut mimin adegan itu sangat amat cukup cringe. Terlalu cringe sampe-sampe adegan klise kayak gitu masih dipake. Akan lebih menarik kalau mereka di sana ikut bertarung atau menarik keluar roh Meliodas ke dunia nyata sebagaimana yang terjadi sama Ludociel. Ludociel kan masih dalam bentuk roh, tidak punya “wadah” alias tubuh untuk didiami. Lalu kenapa hal serupa tidak bisa terjadi sama Meliodas? Hal sama juga terjadi dengan rahasia Zeldris tentang membuat dunia bawah tanah untuk semua makhluk. Kalau begitu dia benar-benar tidak berbeda jauh dari Meliodas. Kalau saja Zeldris hanya berkhianat karena Gelda. Karakter Zeldris akan jauh lebih kuat dan bisa dengan mudah dibedakan dengan Meliodas. Tapi ya ini kok sama?

Artikel terkait lainnya  Escanor Terdesak : Bala Bantuan Segera Datang – Review Nanatsu No Taizai Chapter 294

But, overall, masih menarik kok. Dari mulai penggambaran aksinya hingga karakter “ayah” dalam Raja Iblis cukup menarik. Hingga saat ini semua itu terlihat seperti kasih sayang seorang ayah terhadap kedua anaknya yang lagi masa puber. Kalau menurut kalian bagaimana? Silahkan tuliskan komentar kalian di bawah. Mari bertukar pikir dengan lepas.

 

Silahkan Berkomentar :