Di chapter sebelumnya kita dikejutkan dengan wujud naganya Kaido. Tentunya ukuran naga ini tidak sebanding dengan ukuran naganya Momonosuke. Tetapi lebih mirip naga dalam Dragonball.

Dan karena kemunculan ini, membuat Luffy dkk, khawatir akan rencana yang sudah
dibuat lamanya. Begitu juga dengan Shutenmaru. Ia kaget dan bingung, atas kemunculan Kaido yang tiba-tiba.

Apakah Kaido datang untuk melawan Shutenmaru, atau justru mengajaknya
bergabung menjadi kru bajak lautnya?

Nah mari kita simak bareng-bareng di chapter ini.

Kaido Mengajak Shutenmaru Bergabung

Dengan munculnya Kaido di langit-langit desa Okobore, menimbulkan berbagai pertanyaan.

Lantaran salah satu anak buahnya Jack sudah berada di sana untuk “mendisiplinkan” desa itu. Berkat Luffy, Zoro, dan Law, mereka mengalahkan anak buah Orochi-Kaido yang bertugas disana, dengan maksud membebaskan desa dari cengkraman Kaido begitu juga untuk bertemu langsung dengan Orochi-Kaido.

Meskipun demikian, hal tersebut seharusnya tidak terjadi. Karena untuk menjalankan rencana yang sudah dibuat oleh Kinnemon dkk untuk menggulingkan pemerintahan Orochi-Kaido, ialah jangan terlalu mencolok, jangan menarik perhatian siapa pun.

Alias harus tetap low profile, layaknya sebuah permainan Assasin Creed, Tenchu, Shinobido dll.
Lantas mengapa dia muncul dan memerintahkan Jack untuk membawakan seorang anak?
Ternyata setelah lewat beberapa percakapan yang terjadi antara Kaido, Jack dan Shutenmaru, baru diketahui kalau dia sedang tak sadarkan diri.

Pusing, tujuh keliling. Bagaimana nggak?

Doflaminggo ditangkap, Caesar tidak diketahui keberadaannya. Pasokan buah smile pun terhenti.

Walaupun dia seorang pemimpin bajak laut yang kuat, ketika ada anak buah atau teman kerjanya ada yang bermasalah, maka wajar apabila pemimpinnya bingung dan pusing.

Seperti itulah mungkin yang dirasakan Kaido. Makanya ketika dia berbincang dengan Shutenmaru, agak sedikit tidak jelas apa kemauan Kaido, awalnya dia menakut-nakutin Shutenmaru, tapi setelahnya malah mengajak bergabung menjadi krunya.

Baca Juga :   Membuat Kerusuhan di Kastil Orochi - Review One Piece Chapter 933

Tetapi walaupun demikian, Shutenmaru tetap waspada. Karena yang dihadapannya ialah bajak laut yang kuat. Jika salah bicara maka Shutenmaru mau tidak mau
harus melawan Kaido, meskipun bakal kalah juga sih si Shutenmaru.

Kaido yang mabuk berbicara dengan Shutenmaru

Gambar: Kaido yang mabuk berbicara dengan Shutenmaru

Melihat keadaan yang seperti ini, tak sadarkan diri, dan mudah dipengaruhi Hawkins akhirnya mengatakan kalau Luffy dan Law berada di reruntuhan kastil Oden, dengan maksud untuk membuat Kaido kembali sadar, plus mengalahkan kedua rookie tersebut. Membunuh dua burung dengan satu lemparan batu. Kira-kira begitulah.

Hawkins melaporkan Luffy-Law kepada Kaido

Gambar: Hawkins melaporkan Luffy-Law kepada Kaido

Tinju Pertama Luffy

Luffy yang kaget dengan kehadiran Kaido di tengah-tengah desa Okobore langsung bergerak ke sana, dengan harapan dapat melawan kekacauan yang terjadi kalau-kalau Kaido mengamuk.

Kelompok Luffy-Law dkk tidak juga mengetahui mengapa Kaido muncul, mereka juga tidak mengetahui kalau Kaido sedang berada di bawah pengaruh alkohol. Akhirnya Law menyarankan biarkan dia dan Luffy saja yang menjadi pusat perhatian, selebihnya jangan sampai tertangkap.

Sembari mengamati posisi Kaido, kaido tiba-tiba menghampiri reruntuhan Wano, semua ini karena Hawkins untuk menghancurkan Luffy dan Law.

Ketika Kaido mengeluarkan nafas apinya, Luffy, diambang kemarahannya, ketakutan akan kru-krunya yang mati, langsung melancarkan serangan pertama, tepat sasaran ke bagian kepala.

Serangan pertama Kaido

Gambar: Serangan pertama Kaido

Serangan pertama Luffy

Gambar: Serangan pertama Luffy

Nah bagaimana chapter kali ini kawan-kawan?

Biasanya seorang yang mabuk lalu dipukul tiba-tiba seperti itu maka dia langsung sadar, tapi lain cerita jika pukulan Luffy tidak terlalu kuat untuk menyadarkan Kaido.

Nah makanya kira-kira pertarungan Luffy dan Kaido langsung terjadi atau nggak ya?

Kalau melihat pertarungan terakhirnya dengan pasukan Big Mom, Luffy sendiri kesulitan melawan dua anak buah terkuatnya Big Mom. Kita belum mengetahui sejauh ini, anak buah terkuatnya Kaido.

Baca Juga :   Petualangan Besar Dinegeri Samurai - Review Onepiece Chapter 911

Di tambah dengan kerja sama yang terjalin dengan Kaido dan Big Mom.

Belum lagi di tengah-tengah pertemuan terbesar antar bangsawan-bangsawan di seluruh dunia.

Bagaimana pertemuaan tersebut berlangsung dan menghasilkan apa?

Apakah hasilnya akan mengarahkan segala bentuk prajurit ke Wano untuk mengalahkan Luffy sekaligus, karena merupakan ancaman yang baru-baru ini muncul bagi kehidupan di dunia?

Kita sendiri belum mengetahui siapa dalang di balik kerja sama antara Caesar, Doflaminggo, dan Kaido.

Seperti yang di Chapter sebelum-sebelumnya, di mana ada sosok yang menjadi pendukung atau yang menjamin akan setiap tindakan Doflamingo.

Jika demikian, maka Luffy tidak hanya melawan aliansi Kaido-Orochi dan Big Mom, tetapi pemerintahan dunia juga ikut itupun kalau memang benar-benar terjadi.

Sebenarnya Ratu Oden, akan lebih menarik lagi kalau Sang Ratu mengembalikan Kinnemon dkk ke waktu di mana pertama kali Gold Roger singgah di Wano. Lalu meminta bantuan Roger untuk menjaga dan mengalahkan Orochi-Kaido.

Tetapi kita tinggalkan sementara pikiran itu. Cukupkah sekiranya dengan pasukan yang dimiliki dan aliansi yang terbentuk, dapat mengalahkan Kaido dan Orochi (plus Big Mom dan pemerintahan dunia, jika muncul itu juga)?

Bantuan apa yang sekiranya bakal hadir ketika pertarungan antar pemimpin bajak laut itu terjadi?

Silahkan tinggalkan komentar kalian di bawah. Mari bertukar pikir dengan lepas.

Pertarungan Luffy vs Kaido – Review Manga One Piece Chapter 922
Berikan Rating Berita/Review Kami

1 KOMENTAR

Silahkan Berkomentar :